Wednesday, June 8, 2011

China Tengah Siapkan Kapal Induk

Pejabat militer China mengungkapkan bahwa mereka tengah merombak suatu kapal induk peninggalan Uni Soviet. Dengan demikian, dalam beberapa waktu mendatang, kapal pengangkut jet-jet tempur itu akan memperkuat kekuatan maritim China.

Kapal sepanjang 300 meter itu "tengah dibangun, namun belum selesai," kata Jenderal Chen Bingde, Kepala Staf Umum Tentara Pembebasan Rakyat China, yang dikutip harian The South China Morning Post dan juga dipublikasikan harian Chosun Ilbo, Rabu 8 Juni 2011.

Walau belum ada konfirmasi resmi, kapal itu akan diberi nama "Shi Lang," yaitu nama seorang laksamana terkenal di Kekaisaran China semasa dinasti Ming. Sebenarnya kapal induk itu merupakan buatan Uni Soviet bernama Varyag, yang China beli dari Ukraina pada 1998. Kapal induk itu selanjutnya mereka rombak total.

Belum diungkapkan kapan China siap menghadirkan kapal induknya itu ke lautan lepas. Namun, Jenderal Qi Jiangquo, asisten Kepala Staf Umum Militer China, mengatakan bahwa mereka butuh kapal induk untuk meningkatkan kemampuan bela negara.

Memiliki kapal induk, bagi Qi, lumrah dilakukan oleh negara yang memiliki kekuatan maritim. "Semua negara besar di dunia memiliki kapal induk. Itu adalah ciri-ciri suatu negara besar," kata Qi.

Dalam setahun terakhir, China membuat negara-negara maju seperti Amerika Serikat terhenyak. Pasalnya, negara komunis diketahui tengah memodernisasi kekuatan militer dengan teknologi terkini.

Menurut harian The Guardian, China tengah membangun suatu pesawat siluman, atau berteknologi anti radar, bernama J-20. Selain itu, China pun memproduksi suatu rudal anti kapal induk.

No comments:

Post a Comment